Jember Hari Ini – Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jember, Tania Rahayu, meminta Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Pemkab Jember memperbaharui data perusahaan. Sebab, saat petugas teknis BPJS Kesehatan cek lapangan, ternyata perusahaan yang didata oleh Disperindag sudah tutup. Dari 1.000 lebih perusahaan yang didata, 9 diantaranya sudah gulung tikar. Hal itu menyulitkan petugas teknis BPJS Kesehatan, terutama saat melakukan sosialisasi.
Tania menyatakan, data nama perusahaan memang dibutuhkan BPJS Kesehatan agar perusahaan-perusahaan itu mengikutsertakan karyawannya menjadi peserta BPJS Kesehatan.
Sementara Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Pemkab Jember, Ahmad Sudiono, belum bisa memberikan penjelasan karena masih sakit. (Fian)

