Arah Pembangunan 100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Jember Dinilai Belum Jelas

DISUSI PUBLIK ADA APA DENGAN JEMBER 22

Diskusi publik 100 hari kepemimpinan Bupati-Wabup Jember.

Jember Hari Ini – Gebrakan arah pembangunan dalam seratus hari kerja kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Jember belum jelas. Salah satunya, belum adanya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sesuai visi dan misinya saat kampanye lalu. Begitulah yang terungkap dalam dialog publik “Ada Apa Dengan Jember?”, dalam seratus hari kerja Bupati dan Wakil Bupati yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dengan Prosalina FM, Sabtu Siang.

Wakil Ketua DPRD Jember, Ayub Djunaidi, mengaku masih ingat pernyataan Bupati sesaat setelah pelantikannya yang akan mewujudkan 22 janji kerjanya dalam seratus hari. Padahal, itu tidak mungkin terjadi. Menurutnya, pembangunan yang berjalan diawal kepemimpinan Bupati Faida dan Wakil Bupati Muqit Arief saat ini adalah hasil dari perencanaan Penjabat Bupati, Supaad, bersama DPRD Jember. Seharusnya kata Ayub, saat ini sudah ada RPJMD yang dijadikan dasar untuk arah pembangunan Jember dalam kurun waktu 5 tahun ke depan. Sesuai aturan, RPJMD harus tuntas dibahas 6 bulan setelah pelantikan Bupati dan Wakil Bupati.

Aktivis LSM SD Impres, Bambang, menilai pembangunan yang sedang berjalan sekarang tidak jelas arahnya, karena tanpa RPJMD yang selaras dengan Rencana Tata Ruang Dan Wilayah (RTRW). Dengan demikian, menurutnya, jika dinilai berdasarkan kinerja sesuai perencanaan, Bupati dan Wakil Bupati Jember sama dengan belum bekerja.

Anggota DPRD Proviinsi Jawa Timur, Hadinuddin, menyatakan, seharusnya Bupati dan Wakil Bupati Jember di awal kepemimpinannya melakukan pekerjaan mendesak dan penting untuk rakyat tanpa harus menunggu adanya RPJMD. Beberapa diantaranya, melakukan pendataan terhadap anak putus sekolah dan kemiskinan yang membutuhkan perhatian.

Sementara itu, Sekretaris Badan Perencanaan dan Pembangunan Kabupaten Jember, Suko Winarno, mengaku masih menuntaskan pembuatan RPJMD tersebut. RPJMD itu segera dikirim ke DPRD Jember untuk dibahas dan ditetapkan. (Fath)

Comments are closed.