Pendidikan Gratis yang Dicanangkan Bupati Hingga Tingkat SMA dan SMK Belum Jelas

DISKUSI PUBLIK 100 HARI JEMBER BARU

Diskusi publik 100 hari kepemimpinan Bupati-Wabup Jember.

Jember Hari Ini – Konsep penerapan program pendidikan gratis, mulai dari SD, SMP dan SMA yang dicanangkan Bupati dan Wakil Bupati Jember belum jelas. Sekretaris Badan Perencanaan dan Pembangunan Kabupaten Jember, Suko Winarno, belum bisa menyebutkan detail bagaimana pelaksanaan program tersebut.

Saat dialog publik seratus hari kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Jember, Sabtu siang, Suko Winarno hanya menyebutkan jika Kabupaten Jember sangat mampu mewujudkan pendidikan gratis itu, karena sudah ada dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Oleh sebab itu, menurutnya, sesuai janji kerja Bupati Jember, tidak boleh ada lagi berbagai pungutan apapun oleh sekolah untuk mewujudkan pendidikan gratis di Jember.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Jember, Ayub Junaidi, menilai keinginan Bupati itu bertentangan dengan undang-undang tentang pendidikan. Konsep itu tidak jelas, berlaku bagi sekolah negeri saja atau termasuk sekolah swasta yang selama ini masih membutuhkan partisipasi orang tua siswa. Padahal dalam peraturan di atasnya membolehkan sekolah melibatkan partisipasi orang tua siswa yang disepakati oleh komite sekolah untuk pembiayaan pendidikan.

Senada dengan Ayub, Politisi Partai Golkar, Rachmad Fatkurniawan, juga mempertanyakan konsep pemberian beasiswa untuk 5 ribu mahasiswa di Jember. Ia melihat kerjasama Bupati dengan sejumlah Perguruan Tinggi, terkait konsep itu juga belum pernah ada. Rachmad meyakini dari 22 janji kerja hanya 12 item yang dapat terealisasi. (Fath)

Comments are closed.