Jember Hari Ini – Seorang santri pondok pesantren di Desa Curahlele Balung bernama Abdur Rohim berusia 15 tahun asal Desa Gunungsari Kecamatan Umbulsari, hanyut terseret ombak saat selfie bersama rekan-rekannya di atas break water Pantai Pancer. Lima orang santri diantaranya berhasil menyelamatkan diri.
Kepala Unit Patroli Satuan Polisi Perairan Polres Jember, Iptu Edro Waluyo, menyebutkan semula Abdur Rohim bersama rekannya bermaksud wisata dan berfoto di atas break water atau pemecah ombak tersebut. Saat sedang mengambil foto menggunakan kamera handphonenya, tiba-tiba-datang ombak besar dan menyeret Abdur Rohim dan rekannya. Saat itu juga, Abdur Rohim dinyatakan hilang dan dalam pencarian. Tim SAR Pol Air bersama keluarga korban langsung melakukan pencarian dengan cara menyisiri pantai laut Selatan. Sekitar jam 12 Kamis siang, warga menemukan mayat Abdur Rohim menepi di pinggir pantai sudah dalam kondisi luka akibat benturan batu.
Tim SAR langsung mengevakuasi dan membawa korbanĀ ke Puskesmas Puger untuk dimintakan visum dokter, serta diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan. Endro menghimbau masyarakat hendaknya mematuhi rambu yang terpasang di pinggir pantai agar tidak menjadi korban kecelakaan laut. (Fath)

