Polisi Minta Masyarakat Waspada Daging Oplosan

DAGING SAPI YANG DIOPLOS DENGA DAGING CELENG

Daging sapi yang dioplos dengan daging babi hutan.

Jember Hari Ini – Menyusul terbongkarnya daging sapi oplosan di Desa Rambigundam Kecamatan Rambipuji, Kapolres Jember, AKBP M Sabilul Alif, meminta masyarakat mewaspadai adanya penjualan daging sapi oplosan di daerah lainnya, terutama jika mendapati harga daging sapi sangat murah.

Sabilul menjelaskan, Rabu (15/6/2016) kemarin telah ditemukan seorang pendagang diduga mengoplos daging sapi dengan daging babi hutan. Daging oplosan tersebut dijual dengan harga sangat murah, hanya Rp 22 ribu per kilogram. Karena itu, Sabilul meminta anggotanya untuk terus melakukan pengecekan di daerah lainnya, baik harga maupun kualitas dagiing. Hal ini untuk memastikan bahwa daging tersebut layak dikonsumsi. Jangan sampai daging oplosan dan tidak layak konsumsi masih beredar di pasaran.

Sebelumnya, Polsek Rambipuji membongkar adanya kasus dugaan penjualan daging oplosan daging sapi dengan daging babi hutan atau celeng di Desa Rambigundam. Terungkapnya kasus tersebut berdasarkan laporan keluarga Andi Kusnadi yang membeli daging dan masih tertempel peluru senapan angin. Dalam kasus tersebut polisi memanggil penjual berinisial HN dan JH selaku pemburu hewan. Namun hingga saat ini polisi masih belum menetapkan tersangkanya karena masih menunggu keterangan saksi ahli. (Fit)

Comments are closed.