Jember Hari Ini – Kepergok mencuri sepeda motor di lingkungan Pondok Pesantren Bustanul Ulum Desa Mlokorejo Kecamatan Puger, seorang pencuri berinisial AS (26), warga desa wringin telu kecamatan puger, babak belur dihajar massa, Kamis (21/7/2016) malam. Sementara seorang pelaku berinisial WW (30), warga asal Malang yang kost di Desa Balung Lor Kecamatan Balung berhasil meloloskan diri.
Menurut Kapolsek Puger, AKP Sudaryanto, penangkapan tersangka berawal dari kecurigaan salah seorang santri bernama Al Ghozali yang mengetahui 2 orang pelaku mengendari sepeda motor yang melaju di jalan lingkungan pesantren. Setelah melintasi pintu gerbang sebelah Timur, sepeda motor tersebut berhenti mendadak. Salah seorang pelaku turun dari kendaraannya untuk buang air kecil di sebelah Timur pintu gerbang. Al Ghozali kemudian menegur tersangka untuk tidak buang air di tempat itu. Karena curiga, Al Ghozali masuk ke pondok untuk ganti baju dan segera kembali ke tempat tersebut. Ternyata pelaku AS sudah berada di halaman pondok berusaha mengambil sepeda motor keluarga santri. Saksi Al Ghozali kembali menegur pelaku. Pelaku menjawab sedang menyalakan sepeda milik temannya. Tanpa basa basi, Al Ghozali langsung memegang tersangka sambil berteriak maling. Mendengar teriakan itu, santri lain dan warga sekitar langsung menghampiri dan menghajar pelaku.
Menyusul kejadian tersebut, anggota Polsek Puger bersama Kepala Desa Mlokorejo datang dan mengamankan pelaku ke Mapolsek Puger. Karena luka parah, pelaku kemudian dibawa ke Puskesmas Puger untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga Jumat siang, tersangka sudah ditahan di Mapolsek Puger. Tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (Fit)

