Jember Hari Ini – Dinas Pengairan Propinsi Jawa Timur, selasa siang, akhirnya membongkar paksa puluhan lapak pedagang kaki lima, yang berdiri di bataran aliran sungai depan Pabrik Gula Semboro.
Kapolsek Semboro, AKP Subagio, yang mengamankan kegiatan pembongkaran paksa itu menyebutkan jika ada 15 lapak milik pkl, yang dibongkar oleh instansi terkait. Menurutnya, sebenarnya pedagang sudah mendapat surat teguran sebanyak 3 kali untuk membongkar sendiri lapaknya, namun hingga batas waktu yang ditentukan tidak juga dibongkar, sehingga langsung dieksekusi menggunakan eskavator.
Ketua DPC Partai Gerindra Jember, Satib, yang sejak awal mengawal dan memperjuangkan nasib PKL mengaku prihatin dengan penggusuran tersebut karena hingga kini tidak ada solusi, harus kemana pedagang kaki lima tersebut berjualan kembali. Oleh sebab itu, selain memberikan santunan kepada PKL korban penggusuran, Partai Gerindra akan mencarikan solusi terbaik untuk PKL tersebut. (Fath)
