Jember Hari Ini – Dinas Pertanian terus melakukan upaya pemberantasan hama yang terjadi di kecamatan-kecamatan Jember bagian Timur.
Menurut Kepala Dinas Pertanian Jember, Hari Wijayadi, ia sudah mengerahkan anggotanya di lapangan untuk melakukan penyemprotan daerah yang terkena hama wereng. Mereka diterjunkan di Kecamatan Mayang, Silo, Ledokombo, dan Sumbersari. Upaya penyemprotan saat ini masih terkendala curah hujan tinggi. Sebab, usai dilakukan penyemprotan lalu turun hujan sehingga penyemprotan menjadi sia-sia.
Hari juga berharap para petani proaktif mendatangi petugas PPL, memberitahukan hama yang menimpanya. Dengan demikian, petugas yang jumlahnya terbatas segera melakukan langkah-langkah memberantas hama wereng. Sebab, tanpa diberi tahu petani, petugas tidak segera mengetahui dan melakukan langkah yang diperlukan untuk memberantas hama. Hari yakin, hama wereng yang menyerang lahan petani tidak sampai mengganggu target pencapaian swasembada pangan di Kabupaten Jember.
Sebelumnya, puluhan hektar lahan pertanian di wilayah Jember Timur gagal panen karena terserang hama wereng. Menurut salah seorang petani asal Desa Sumberkejayan Kecamatan Mayang, Kholilur Rohman, hama wereng menyerang tanaman padi masyarakat sejak beberapa bulan lalu. Akibat serangan hama wereng tersebut, padi yang bisa dipanen hanya 10 persen dari biasanya, bahkan ada yang sampai tidak panen sama sekali. Petani sudah melakukan berbagai upaya mulai dari pemupukan hingga pemberantasan hama, namun tidak membuahkan hasil. (Fit)

