Komisi D Minta Dispnedik Gugat Penerbit Buku LKS yang Salah Cetak Lambang Pancasila

1. newsJember Hari Ini – Anggota Komisi D DPRD Jember, Alfian Andri Wijaya, berharap Dinas Pendidikan mengugat penerbit buku LKS yang salah mencetak lambang pancasila.

Menurut politisi Partai Gerindra itu, kesalahan cetak lambang pancasila, merupakan kesalahan fatal yang tidak bisa ditolerir. Apalagi kesalahan ini terjadi dalam buku siswa Sekolah Dasar yang baru saja mengenal pancasila. Hal ini juga menjadi pengingat agar para penerbit buku sekolah tidak sembrono.

Komisi D DPRD Jember akan mendorong Dinas Pendidikan melakukan upaya hukum agar kesalahan cetak semacam itu tidak akan terulang lagi. Meski demikian, Komisi D DPRD Jember tetap meminta pertanggungjawaban Dinas Pendidikan karena dinilai lalai dalam mengawasi sekolah dalam proses pengadaan buku ajar untuk siswa.

Diberitakan Prosalina FM sebelumnya, terjadi salah cetak pada buku LKS kelas 4 SDN Mangli 1 Kecamatan Kaliwates yang dibagikan oleh sekolah. Sila kedua pancasila yang harusnya bergambar rantai justru tercetak pohon beringin. Sedangkan sila keempat yang seharusnya bergambar kepala banteng tercetak gambar padi dan kapas. (Fath)

Comments are closed.