Kabupaten Jember dalam Kondisi Krisis Keuangan

AYUB-JUNAIDI-6

Ayub Junaidi

Jember Hari Ini – Kabupaten Jember dalam kondisi krisis keuangan. Pemkab diminta menyiapkan langkah strategis agar tidak merugikan masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Jember, Ayub Junaidi, mengaku mendapatkan informasi dari laporan tim anggaran Pemkab Jember bahwa dalam kondisi normal Jember memiliki silpa atau dana yang belum digunakan sebesar Rp 344 miliar. Dana tersebut rencananya digunakan untuk menutup defisit anggaran tahun lalu Rp 108 miliar, sisa dana silpapun menjadi Rp 236 miliar. Tetapi di sisi lain, ada kebijakan pemerintah pusat yang memotong Dana Alokasi Umum (DAU) senilai Rp 247 miliar dan diprediksi berdampak pada keuangan Kabupaten Jember menjadi minus. Artinya, jika dana silpa digunakan untuk menutup pemotongan DAU tersebut, maka keuangan Jember menjadi minus Rp 9 miliar. Oleh karena itu, Ayub meminta Pemkab melakukan efisiensi anggaran, seperti meniadakan kegiatan yang tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat, dan kegiatan lain yang masih bisa ditunda.

Ayub mengaku khawatir, jika kondisi itu dibiarkan maka diperkirakan tahun depan Jember tertinggal jauh dengan Kabupaten Banyuwangi. Sebab, Banyuwangi dengan jumlah penduduk 1,6 juta jiwa, kekuatan APBD tahun 2017-nya Rp 3,4 triliun. Sedangkan Jember dengan jumlah penduduk 2,7 juta jiwa hanya memiliki anggaran Rp 3,2 triliun. (Fian)

Comments are closed.