Jember Hari Ini – Polres Jember meminta para penjemput jamaah haji Kabupaten Jember tidak melakukan konvoi mengendarai truk atau kendaraan bak terbuka saat menjemput salah seorang keluarganya yang sudah pulang menunaikan ibadah haji.
Menurut Kasubag Pembinaan dan Operasi (Bin-Ops) Polres Jember, AKP Hari Pamuji, himbauan dilakukan demi keselamatan dan kenyamanan bersama para pengguna jalan. Ia berharap para penjemput jamaah haji mengendarai kendaraannya baik roda 2 atau roda 4 dengan tertib berlalu lintas. Bagi pengendara sepeda motor harus memakai helm, mentaati rambu-rambu lalu lintas. Hal ini untuk menghindari adanya kecelakaan lalu lintas apalagi sampai memakan korban jiwa.
Hari Pamuji juga menegaskan, Polres Jember sudah menempatkan personilnya di 5 titik penjemputan untuk kloter 15 Sabtu siang. Kelima titik tersebut yakni di Pondok Pesantren Assunniyyah Kencong, Kantor Kecamatan Tanggul, Pondok Pesantren Riyadlus Sholihien, Pabrik Gula Semboro dan Pondok Pesantren Al-Qodiri. Sementara untuk hari Minggu (25/9/2016) siang, pihaknya menempatkan personilnya pada 13 titik penjemputan untuk kloter 16, 17 dan 18. Ketiga kloter itu tersebar di Pondok Pesantren Darul Hikmah, Kantor Kecamatan Balung, Gedung Soetardjo Universitas Jember, Masjid Jamik Bangsalsari, Pondok Pesantren Al-Haromain Sukowono, Masjid Jamik Al-Barokah Kalisat dan Pondok Pesantren Bustanul Ulum Puger. Sedangkan untuk kloter 19 hanya ada satu titik penjemputan, yakni di Pondok Pesantren Madinatul Ulum Desa Cangkring Kecamatan Jenggawah. Ia juga menjelaskan, anggota polisi akan terus berjaga di lokasi penjemputan, melakukan sterilisasi dan menjamin keamanan dan kelancaran prosesi pemulangan ke rumah masing-masing.
Sementara Kepala Seksi Haji dan Umrah, Misbakhul Munir, menghimbau masyarakat tidak melakukan penjemputan di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Sebab, panitia haji Kemenag Jember tidak menanggung biayanya. (Fit)
