Naskah Akademik Raperda Difabel Dinilai Belum Berpihak pada Warga Berkebutuhan Khusus

newsJember Hari Ini – Persatuan Penyandang Cacat (PERPENCA) Jember menilai tim ahli dari Universitas Jember dalam pembuatan Naskah Akademik Raperda terkait difabel tidak melakukan kajian di lapangan.

Demikian disampaikan salah satu anggota PERPENCA, Siti Fanatus Syamsiah, dalam rapat dengar pendapat di ruang Banmus DPRD, Selasa pagi. Fana megaku kecewa pihak UNEJ selama proses pembuatan Naskah Akdemik tersebut tidak melakukan komunikasi sekalipun dengan PERPENCA. Hal itu berdampak pada isi dari Naskah Akademik yang dianggap belum bisa membawa kepentingan kaum difabel, seperti hak pendidikan kaum difabel dan jaminan kesehatan. Padahal, 18 ribu anak usia sekolah kaum difabel belum bisa sekolah karena jarak sekolah khusus kaum difabel terlalu jauh. Selain itu, Fana juga mengaku melihat terlalu banyak kutipan salin tempel pada naskah tersebut sehingga terlalu banyak teori, bukan tinjauan lapangan.

Sementara salah satu tim ahli UNEJ, Yusuf Hadi, dalam rapat tersebut mengaku memohon maaf belum bisa menemui pihak PERPENCA karena memiliki kesibukan yang lain. Yusuf menegaskan bahwa seluruh kutipan yang dianggap salin tempel tersebut adalah bentuk kesalahpahaman karena semua kutipan tersebut dicantumkan sumber literatur yang jelas. (Fian)

Comments are closed.