Jember Hari Ini – Bulog Sub Divre Jember hingga awal Oktober ini tidak mampu melakukan penyerapan sesuai target yang ditentukan. Hingga saat ini, baru 63 persen gabah dan beras petani yang terserap.
Wakil Kepala Bulog Sub Divre XI Jember, Rahmawati, mengaku hanya melakukan penyerapan beras preimium karena harga beras di tingkat petani jauh melampaui Harga Penetapan Pemerintah (HPP). Pemerintah menetapkan HPP gabah kering giling sebesar Rp 6 ribu per kilogram, namun harga yang berlaku di petani oleh para tengkulak jauh melampaui harga tersebut.
Meski demikian, tambah Rahmawati, Bulog Sub Divre Jember optimis akan mampu memenuhi target serapannya pada tahun 2017 mendatang karena Jember adalah lumbung pangan di Jawa Timur. Bulog mempunyai banyak strategi untuk memenuhi serapan gabah dan beras petani untuk melayani kebutuhan masyarakat Jember dan luar daerah. (Fath)
