Jember Hari Ini – Warga Dusun Klayu Desa Tegal Waru Kecamatan Mayang, Hasan sekeluarga yang rumahnya ambruk akibat gempa bumi Rabu (16/11/2016) malam, mengaku selamat dari runtuhan tembok dan atap rumahnya karena belum tidur.
Menurut Suyati, istri Hasan, sekitar jam 10 malam ia masih memasak untuk persiapan kerja pagi. Sebab, ia merencanakan berangkat pagi-pagi sekali. Sementara suaminya, Hasan, baru pulang karena baru selesai memijat tetangganya. Sambil menunggu memasak, ia berdiri di depan pintu kamar. Saat itu ia merasakan getaran gempa bumi. Tidak sampai 5 menit, tiba-tiba rumahnya ambruk. Ia berusaha menyelamatkan diri, namun ia tertimpa sebagian runtuhan rumah dan abu sehingga tidak bisa melihat arah jalan keluar rumah. Ia kemudian jatuh terguling-guling bersama suaminya. Setelah itu ia tidak ingat apa-apa lagi. Ia baru sadar sudah berada di tempat tidur milik saudaranya setelah wajahnya dibersihkan dengan air.
Sementara Hasan mengatakan langsung menyelamatkan istrinya dengan menggendong keluar rumah, namun ia masih terkena ujung kayu belandar dan genteng yang berjatuhan. Sementara semua perabotan yang ada di dalam rumah hancur mulai dari sepeda motor, televisi hingga perabotan rumah tangga yang lain.
Pantauan Prosalina FM di lapangan, sejumlah warga bersama Babinsa dan anggota Koramil Mayang serta pihak desa turun kerja bakti membongkar rumah. Pembongkaran dilakukan untuk mengambil barang yang masih bisa dimanfaatkan. (Fit)

