AJI Jember Mendorong Jurnalis Berperan Aktif Melawan Berita Hoax

Jember Hari Ini – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jember mendorong jurnalis dan seluruh elemen masyarakat melawan berita bohong atau hoax yang marak beredar di tengah masyarakat. Hal ini ditegaskan Ketua AJI Jember, Ika Ningtyas, dalam “Diskusi Melawan Hoax” di Warung Ndalung, Minggu (29/1/2017) kemarin.

Menurut Ika Ningtyas, jurnalis yang bekerja di industri media harus bisa menjadi tameng sebagai penyampai informasi yang berimbang dan bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Berita hoax sangat mudah menyebar melalui media sosial, terlebih masyarakat tidak bisa lepas dari media sosial. AJI Jember berharap masyarakat bisa menyaring informasi yang diterima sebelum disebarluaskan untuk mencegah terjadinya hoax.

Sementara Komisioner Komisi Informasi Publik, Mahbub Junaidy, menyoroti peran Pemkab Jember dalam memerangi berita hoax. Mahbub mencontohlkan kebijakan Bupati Jember, Faida,  melakukan mutasi sejumlah pejabat yang menjadi viral di media sosial. Hal ini terjadi karena Bupati Faida kurang transparan dalam menyampaikan informasi terkait mutasi. Padahal, sesuasi ketentuan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, pemerintah harus transparan dalam membuat kebijakan. Transparansi bukan hanya terkait penganggaran, tetapi juga terkait kebijakan dan program kerja, mulai dari perencanaan hingga realisasi.

Kabupaten Jember menduduki peringkat ke-38 atau peringkat terbawah dari seluruh Kabupaten Sejawa Timur terkait keterbukaan informasi publik. (Fian)

Comments are closed.