Kenaikan Tarif Listrik Jadi Penyumbang Inflasi Jember pada Februari Lalu

Jember Hari Ini – Kenaikan tarif listrik menjadi penyumbang inflasi Kabupaten Jember pada bulan Februari, sebesar 0,22 persen.

Menurut Kepala Seksi Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jember, Candra Birawa, inflasi terjadi karena kebijakan pemerintah menghapus subsidi tarif listrik golongan daya 900 Volt Ampere mulai 1 Januari lalu. Hal ini berdampak pada kenaikan tarif listrik pada Februari,  terutama pelanggan pascabayar. Sebab, jumlah pelanggan listrik golongan 900 VA pascabayar di Kabupaten Jember sebanyak 110 ribu rumah tangga. Selain kenaikan tarif listrik, beberapa komoditas yang memberikan andil dalam laju inflasi di Jember yakni tarif pulsa ponsel, rokok, pemeliharaan atau service, dan komoditas lain.

Selain Kabupaten Jember, tarif listrik juga menjadi pemicu inflasi di Kabupaten Banyuwangi, Sumenep, Kota Kediri, Kota Malang, Kota Probolinggo, Kota Madiun, dan beberapa kota lain di Jawa Timur. (Fit)

Comments are closed.