Sebanyak 34 unit rumah rusak ringan dan sedang, serta 3 rumah lainnya rusak berat akibat guyuran hujan deras yang disertai angin kencang selama 1 setengah jam di 3 desa di Kecamatan Mayang, Sabtu (4/3/2017) sore . Sementara di Pakusari 1 orang dilaporkan mengalami luka ringan terkena reruntuhan rumahnya.
Menurut Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Jember, Heri Widagdo, ke-3 desa yang menjadi korban bencana alam yakni Desa Mrawan, Desa Mayang, Tegal Rejo. Peristiwa yang terjadi antara jam 2 siang hingga jam setengah 3 sore mengakibatkan 32 unit rumah rusak ringan, 3 rumah rusak berat dan 2 rumah rusak sedang.
Heru menjelaskan, di Desa Mrawan ada 6 rumah rusak, 3 rumah diantaranya masuk kategori rusak berat terjadi di Dusun Rowo. Sementara di Desa Mayang , dilaporkan sebanyak 5 rumah mengalami rusak ringan. Sedang jumlah terbanyak terjadi di Desa Tegalrejo tercatat 24 unit rumah rusak ringan dan 1 rumah rusak sedang. Selain itu , pohon tumbang menyebabkan kemacetan di sepanjang jalan raya Desa Tegalrejo karena pohon tumbang melintang di jalan raya.
Menurut Heru, pasca kejadian pihak BPBD Jember dan dan tim relawan langsung mendatangi TKP, melakukan pemotongan kayu untuk membuka jalur macet. Setelah pohon tumbang dievakuasi, baru jalan yang menghubungkan Jember-Banyuwangi bisa dilewati dan normal kembali. Korban angin kencang juga terjadi di Desa Pakusari Kecamatan Pakusari. Satu orang dilaporkan terluka ringan dan 1 rumah mengalami rusak sedang. Korban luka bernama Pak Ashari, warga Dusun Krajan. (Fit)

