Jember Hari Ini – Karena Program Pendidikan Gratis (PPG) tidak kunjung ada kejelasan, banyak SMP negeri di Jember menanggung hutang hingga ratusan juta rupiah karena dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan anggaran program pendidikan tidak kunjung cair.
Menurut Ketua Komisi D DPRD Jember, Muhammad Hafidi, sejumlah sekolah mengaku dilematis pada awal tahun karena membutuhkan biaya besar untuk persiapan Ujian Nasional. Sementara dana BOS belum bisa dicairkan. Persoalan itu seharusnya menjadi fokus perhatian Pemkab Jember karena sejak diberlakukannya Program Pendidikan Gratis, beban sekolah sangat berat karena tidak boleh meminta partisipasi dari orang tua siswa. Beberapa sekolah terpaksa berhutang hingga ratusan juta rupiah kepada pihak ketiga untuk memenuhi kebutuhan sekolah. Jika Program Pendidikan Gratis tidak disertai perencanaan yang matang, Hafidi mengaku khawatir kualitas pendidikan di Jember justru mengalami kemunduran.
Dana ratusan juta rupiah yang dipinjam dari pihak ketiga ini, digunakan untuk menutupi kebutuhan dasar seperti listrik, gaji tenaga honorer, alat tulis kantor dan biaya operasional lain. (Fit)

