Jember Hari Ini – Untuk mengantisipasi pemadaman aliran listrik saat Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), seluruh SMK negeri dan SMK swasta di Jember menyewa genset.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang Jember, Lutfi Isa Anshori, seluruh sekolah penyelenggara Ujian Nasional Berbasis Komputer harus menyiapkan genset di lokasi pelaksanaan ujian. Langkah ini untuk mengantisipasi kerawanan meski PLN menjamin tidak ada pemadaman aliran listrik saat pelaksanaan UNBK.
Data Dinas Pendidikan propinsi peserta UNBK di Jember sebanyak 11.408 siswa SMK negeri dan swasta. Peserta UNBK tersebar di 150 lembaga pendidikan. Namun tidak semua SMK bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer di sekolahnya dan meminjam sekolah lain untuk pelaksanaan UNBK. Dari 150 lembaga pendidikan, 91 SMK bisa menggelar UNBK di sekolahnya. Sedangkan 59 SMK menumpang di sekolah penyelenggara.
Sementara Kepala SMK Negeri 3 Jember, Suprihartono, mengatakan, SMKN 3 Jember sudah menyewa genset jauh sebelum pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer. Jumlah siswa yang mengikuti UNBK di SMKN 3 Jember sebanyak 338 siswa dengan jumlah komputer yang tersedia sebanyak 124 unit yang tersebar di 4 laboratorium sehingga pelaksanaan UNBK di SMKN 3 Jember dibagi menjadi tiga sesi. (Fit)
