Jember Hari Ini – Isa Mahdi melaporkan penonaktifannya sebagai Ketua DPC Partai Hanura Jember kepada Ketua Umum DPP Hanura. Isa mengaku menemukan kejanggalan terkait surat yang menonaktifkannya sebagai Ketua DPC Hanura Jember, yakni tandatangan dan tanggal surat. Dalam surat penonaktifan terdapat perbedaan bulan pada nomor romawi surat dan bulan yang tertera di atas tandatangan. Selain itu, yang menandatangani surat penonaktifannya sebagai Ketua DPC Hanura adalah Wakil Ketua DPP Hanura, Gede Pasek Suardika, bukan Ketua DPP Hanura, Usman Sapta Oedang. Padahal ketua partai tidak berhalangan tetap. Menurut Isa Mahdi, surat penonaktifannya melanggar ketentuan partai dan tidak bisa dijadikan dasar keputusan penonaktifannya sebagai ketua partai.
Isa Mahdi mengaku khawatir surat tersebut diluncurkan tanpa sepengetahuan ketua partai, padahal keputusan penonaktifan Ketua DPC merupakan keputusan strategis. Isa Mahdi meminta Partai Hanura menjalankan roda organisasi partai sesuai AD-ART dan ketentuan-ketentuan yang sudah diatur dalam musyawarah nasional Partai Hanura. (Fian)

