Jember Hari Ini – Ketua Komisi B DPRD Jember, Bukri, menilai Pemkab Jember kurang proaktif mengusulkan program kepada pemerintah propinsi maupun pemerintah pusat. Padahal, banyak program kerja yang bermanfat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Berdasarkan hasil kunjungan kerja Komisi B DPRD Jember ke Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, terungkap banyak program dana hibah yang mengalir ke kabupaten lain daripada ke Jember. Karena pemkab Jember kurang proaktif, progam hibah yang diperoleh jauh lebih sedikit dibandingkan kabupaten lain yang pro aktif mengusulkan. Bukri minta Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan tidak hanya diam menunggu di balik meja. Tetapi harus membuat terobosan-terobosan agar progam pemerintah pusat dan provinsi turun ke Jember.
Bukri menambahgkan, kekuatan APBD Jember hanya Rp 3,6 triliun tidak akan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat yang jumlahnya 2,7 juta jiwa. Karena itu, Pemkab Jember membutuhkan sokongan program hibah dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. (Fath)
