Jember Hari Ini – Para kyai Nahdlatul Ulama, GP Ansor dan Majelis Ulama Indonesia Jember akan merapatkan barisan mewaspadai gerakan menentang NKRI dan pancasila di Jember.
Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Jember, Ayub Junaidi, menyatakan, pertemuan para kyai itu dilakukan menyusul pertemuan kyai Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Ajung beberapa hari lalu. Menurut Ayub, Hizbut Tahrir Indonesia yang selama ini bertujuan menegakkan khilafah, mengikrarkan diri seakan cinta NKRI dan pancasila. Padahal, khilafah jelas-jelas bertentangan dengan NKRI dan pancasila. Karena itu, agar gerakan itu tidak meluas dan mempengaruhi masyarakat yang mengancam stabilitas kerukunan, maka para kyai NU dan GP Ansor akan merapatkan barisan lagi.
Ayub yang juga wakil Ketua DPRD Jember itu juga menyesalkan pimpinan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Jember yang sama sekali tidak pernah menghiraukan undangan DPRD saat diminta memberikan keterangannya soal NKRI dan pancasila. Ayub berharap seluruh masyarakat mewaspadai gerakan apapun yang bertentangan dengan NKRI dan pancasila dengan dalih menegakkan khilafah di Indonesia. (Fath)
