Jember Hari Ini – Pemikiran khilafah yang dikembangkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tumbuh subur di kalangan kampus atau kelompok urban, terutama di kalangan mahasiswa program studi eksakta.
Hal ini ditegaskan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember yang juga dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember, Abdullah Syamsul Arifin. Menurut Gus A’ab, selama ini mahasiswa eksakta banyak mendapat transformasi ilmu keagamaan melalui proses instan seperti e-learning yang tanpa didasari pengetahuan seperti di pondok pesantren. Menjadi tugas berat bagi Nahdlatul Ulama beserta seluruh badan otonomnya terus mensosialisasikan paham kebangsaan dan keislaman di semua lini masyarakat, termasuk di dalam kampus.
Gus A’ab menambahkan, dakwah amalan dan hujjah NU perlu sentuhan khusus yang ilmiah dan logis sesuai dengan sistematika berpikir mahasiswa. Dakwah di kampus harus digarap serius karena terjadi ghozwul fikri atau pertarungan pemikiran. (Fath)
