Jember Hari Ini – Bermaksud menolong korban yang terjatuh di rel kereta api, pemuda warga Jalan Manggar tewas tertabrak kereta api bersama korban yang ditolongnya di rel kereta api Jalan PB Sudirman, Kamis siang. Keduanya bernama Udik Setyawan (43) warga Jalan Manggar, serta GD Mek’an (75) warga Desa Sumber Kokap Kecamatan Panarukan Situbondo.
Menurut Kapolsek Patrang, AKP Mahrobi Hasan, kecelakaan tersebut terjadi Kamis sekitar jam 11.20 WIB. Peristiwa kecelakaan terjadi saat kakek bernama GD Mek’an terjatuh saat menyeberang rel kereta api ke arah Jalan Blimbing. Udik yang sedang duduk di warung sekitar lokasi kecelakaan langsung berlari menolong korban. Sementara pada waktu bersamaan, Kereta Api Mutiara Timur jurusan Banyuwangi-Surabaya melaju dari arah Timur. Karena jarak kereta terlalu dekat, upaya Udik mengangkat pak Mek’an kalah cepat sehingga keduanya justru tertabrak kereta api. Keduanya tewas di lokasi kejadian. Usai kejadian, polisi bersama masyarakat setempat langsung mengevakuasi kedua korban ke RSD dr. Soebandi Jember serta menghubungi keluarga korban.
Menurut Manajer Humas PT KAI Daop 9 Jember, Luqman Arif, PT KAI Daop 9 Jember menerima laporan dari masinis kereta api tentang 2 orang tertabrak kereta api diantara Stasiun Arjasa-Jember sekitar jam 11.20 WIB. Kereta Api Mutiara Timur berangkat kembali 11.31 WIB dari lokasi kecelakaan. Sedangkan kedua korban sudah dievakuasi warga bersama polisi.
Hingga Kamis siang, jenazah korban Udik sudah dibawa keluarganya. Sementara jenazah warga Panarukan masih berada di kamar mayat RSD dr. Soebandi Jember. (Fit)

