Jember Hari Ini – Rapat konsultasi revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021 diwarnai kritik. Sejumlah fraksi menilai setahun kepemimpinan Bupati Jember, Faida, tidak maksimal. Pasalnya, 22 janji kerja bupati yang masuk dalam RPJMD banyak yang belum terealisasi. Padahal, informasi yang dihimpun Fraksi PKS, sejumlah PNS di lingkungan Pemkab Jember mengaku sering bekerja hingga tengah malam bersama bupati. Namun kenyataannya banyak program yang justru hingga saat ini belum terealisasi.
Juru bicara Fraksi PKS, Mangku Budi Heri Wibowo, menyayangkan cara kerja PNS yang bekerja diluar jam kerja tersebut. Selain itu, DPRD juga menyoroti data penunjang tahun 2016 yang tidak lengkap. Diantaranya data pertumbuhan ekonomi, data panjang jalan, dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Sementara Bupati Jember, Faida, membenarkan jika PNS Pemkab Jember pernah bekerja hingga tengah malam. Namun Bupati Faida membantah jika kebijakan itu sering diterapkan karena PNS yang bekerja hingga tengah malam dilakukan secara bergantian. Menurut Faida, banyaknya aturan baru terkait perubahan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi salah satu penyebab banyaknya program kerja yang belum dijalankan. Bupati Faida mengaku membutuhkan waktu untuk melakukan penyesuaian. Faida berjanji melakukan percepatan program kerja dalam semester kedua. (Fian)
