Jember Hari Ini – Kondisi bangunan Masjid Jamik Al Baitul Amien Jember semakin memperihatinkan. Dana hibah dari APBD Pemkab Jember selama 2 tahun terakhir ini tidak dicairkan. Akibatnya, perawatan Masjid Jamik Al Baitul Amien terbengkalai.
Ketua Yayasan Masjid Jamik Al Baitul Amien Jember, Muhammad Hasien Syafrawi, mengaku sudah beberapa kali menanyakan dana hibah dalam APBD 2016 maupun APBD 2017 itu, namun sampai sekarang belum ada kepastian kapan pencairannya. Dalam APBD 2016 dan APBD 2017, Masjid Jamik Al Baitul Amien mendapatkan alokasi dana hibah setiap tahun sebesar Rp 500 juta. Dengan demikian, ada Rp 1 miliar dana yang belum dicairkan. Untuk memenuhi kebutuhan biaya perawatan masjid, pengurus yayasan terpaksa berhutang kepada lembaga pendidikan dibawah naungan Yayasan Masjid Jamik Al Baitul Amien sekitar Rp 400 juta. Hutang tersebut rencananya dikembalikan setelah dana hibah cair.
Kondisi masjid yang menjadi ikon dan kebanggan masyarakat Jember itu kondisinya sangat memprihatinkan. Selain sudah lama tidak dilakukan pengecatan dan bocor, tempat wudhu dan karpet dalam masjid sudah tidak layak pakai. (Fath)
