Bupati Diduga Sengaja Tidak Cairkan APBD 2016 untuk APBD 2017

Jember Hari Ini – Anggota Komisi D DPRD Jember, Alfian Andri Wijaya, menduga ada unsur kesengajaan bupati untuk menunda pencairan sejumlah pos anggaran dalam APBD 2016 agar menjadi sisa lebih penggunaan anggaran atau silpa sehingga bisa digunakan untuk tahun anggaran berikutnya. Alasan bupati tidak mencairkankan APBD 2016 karena terjadi kesalahan dalam proses penganggaran sangat tidak masuk akal karena proses penganggaran sudah sesuai dan melalui penetapan yang ditandatangani bersama bupati dan DPRD menjadi Peraturan Daerah.

Pernyataan Bupati Faida kepada sejumlah wartawan yang menyebutkan tingginya silpa APBD 2016 merupakan kesempatan untuk dialokasikan kembali dalam Perubahan APBD 2017, kata Alfian, menunjukkan kepada publik ketidakpatuhan kepada aturan. Alfian juga mencium indikasi adanya unsur kesengajaan.

Sebelumnya, Bupati Jember Faida menilai jumlah silpa APBD 2016 yang besar merupakan kesempatan yang baik untuk melakukan pembangunan infrastruktur yang akan dialokasikan dalam Perubahan APBD 2017. Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK RI, jumlah silpa APBD 2016 sebesar Rp 649 miliar adalah tertinggi dalam sejarah APBD Kabupaten Jember. (Fath)

Comments are closed.