Slogan “Tegak Lurus” Bupati Faida Dinilai Masih Sebatas Wacana

Jember Hari Ini – Pengamat kebijakan publik, Rachmat Hidayat, menilai slogan “Tegak Lurus” Bupati Jember Faida selama 2 tahun kepemimpinannya masih sebatas wacana.

Menurut Rachmat, banyak permasalahan di kabupaten jember tidak relevan, jika dikaitkan dengan slogan “tegak lurus” bupati. Rachmat mencontohkan, soal transparansi anggaran kepada masyarakat. Hingga saat ini, Pemkab Jember belum berniat melakukan transparansi penggunaan anggaran. Sangat berbeda dengan Kabupaten Banyuwangi yang selama setahun ini memampangkan penggunaan APBD di sejumlah tempat. Selain itu, sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) APBD 2016 mencapai Rp 649 miliar mencerminkan turunnya pelayanan kepada masyarakat. Di sisi lain, BPK RI juga menyematkan predikat Wajar Dengan Pengecualian. Padahal sebelumnya Pemkab Jember berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian. Menurut Rachmat, slogan “Tegak Lurus” bupati seharusnya diterapkan ditengah  masyarakat.

Rachmat berharap, hasil evaluasi kepemimpinan Bupati Jember segera disampaikan kepada masyarakat untuk perbaikan kinerja Pemkab Jember kedepan. (Fian)

Comments are closed.