BPS Kesulitan Akses Data Neraca Keuangan Perusahaan Saat Lakukan Sensus Ekonomi

Indria Purwaningsih

Jember Hari Ini – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jember, Indria Purwaningsih, mengeluhkan sejumlah pelaku usaha menengah besar yang masih belum rela memberikan data lengkap kepada petugas sensus. Padahal, undang-undang sudah menjamin kerahasiaan data sensus ekonomi. Empat kali pelaksanaan melakukan sensus ekonomi selalu ada pelaku usaha yang menolak memberikan data. Padahal, petugas sensus sudah menjelaskan, kerahasiaan data sensus ekonomi yang dilakukan BPS dijamin oleh undang-undang. Seharusnya pelaku usaha tidak perlu khawatir data yang diberikan bocor ke publik. Data yang sulit diakses terutama menyangkut neraca keuangan perusahaan.

Indriya berharap dalam sensus ekonomi tahun 2016 lanjutan, yang akan dilaksanalan awal Agustus mendatang, pelaku usaha menengah besar bisa bersinergi memberikan data lengkap. Indria menambahkan,  pengumpulan data sensus tahun ini semakin kompleks. Sebab, sesuai permintaan pemerintah, sensus ekonomi harus menyajikan neraca perkembangan pendapatan perusahaan. (Fit)

Comments are closed.