Jember Hari Ini – Pemberian insentif kepada 27 ribu guru ngaji di Jember ditargetkan selesai pada akhir masa jabatan Bupati Faida pada tahun 2021 mendatang. Sedangkan jumlah setiap tahunnya masih tidak jelas karena akan disesuaikan dengan hasil verifikasi dan validasi.
Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Dinas Pendidikan Jember, Hery Yudi, menjelaskan, jumlah guru ngaji yang tahun ini mendapat insentif sebanyak 13 ribu orang lebih atau sekitar 49 persen karena dinilai memenuhi syarat sesuai kriteria yang ditentukan Bupati Faida.
Salah seorang staf pembuatan naskah perubahan Perda RPJMD 2016-2021 dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Sandy Cahyono, menyatakan target jumlah guru ngaji yang akan diberi insentif tetap 27.280 orang. Kemungkinan akan bertambah sesuai verifikasi pada tahun berjalan.
Sementara itu berdasarkan Perda APBD tahun 2016 lalu, jumlah guru ngaji yang dianggarkan mendapat insentif sebanyak 27 ribu lebih, namun sampai sekarang tercatat hanya sekitar 13 ribu guru ngaji yang diberikan insentif tersebut. Berkurangnya jumlah itu karena Bupati Faida mengeluarkan kebijakan perubahan kriteria guru ngaji yang semula setiap lembaga boleh lebih dari 2 orang, tahun ini hanya 1 orang setiap lembaga, yang awalnya minimal mempunyai santri 5 orang, sekarang diwajibkan minimal 10 orang santri. (Fath)
