Kelangkaan Garam di Bondowoso Berdampak pada Perajin Telur Asin dan Ikan Pindang

Jember Hari Ini – Kelangkaan garam di Bondowoso mulai berimbas pada perajin telur asin dan ikan pindang.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Pemkab Bondowoso, Suhartono, menjelaskan, karena kelangkaan garam, perajin telur asin dan ikan pindang terpaksa menggunakan garam kemasan yang harganya lebih mahal. Suhartono tidak bisa memastikan kapan kelangkaan garam di Bondowoso berakhir. Diskoperidag terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat terkait normalisasi pasokan garam. Namun hingga saat ini Diskoperindag belum bisa memastikan kapan pasokan garam normal kembali.

Kelangkaan garam di Bondowoso terjadi sejak bulan ramadhan lalu. Selain langka, harga garam melambung tinggi. Garam kemasan 250 gram yang biasanya harganya seribu rupiah menjadi 2 ribu rupiah. Sedang garam curah yang biasanya harganya 3 ribu rupiah menjadi 5 ribu rupiah perkilogram. (Rahmad)

Comments are closed.