Jember Hari Ini – Fraksi dan partai pengusung Bupati Faida di DPRD Jember hanya diajak komunikasi dan koordinasi sebelum pelaksanaan pilkada, dan beberapa saat setelah Faida dan Abdul Muqiet Arief dilantik.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Agus Sofyan, mengaku sebagai anggota fraksi dan partai pengusung bupati saat pilkada, PDI Perjuangan tidak pernah diajak komunikasi dan koordinasi oleh Bupati Faida terkait kebijakan pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Agus mengaku tidak tahu alasan Bupati Faida sehingga dia dipandang sebelah mata, terutama terkait kebijakan yang berhubungan dengan tugas dan fungsi legislatif. Namun fraksi pengusung Bupati Faida di DPRD Jember tetap bersikap bijak dan kritis sambil menunggu keputusan DPD PDI- Perjuangan Jawa Timur dan DPP PDI Perjuangan pusat terkait sikap tegas kepada Bupati Faida.
Hal senada ditegaskan Ketua Fraksi Amanat Pembangunan DPRD Jember, Agus Widianto. Agus mengaku tidak pernah dilibatkan dan diajak berkomunikasi oleh Bupati Faida. Sebagai fraksi dari partai pengusung, dia mengaku kecewa saat melihat kebijakan dan pemerintahan dibawah kepemimpinan Faida-Muqiet Arief amburadul. Kekecewaan terhadap lemahnya komunikasi dan koordinasi Bupati Faida dengan fraksi partai pengusung ditunjukkan oleh sikap politisi Partai Hanura, Isa Mahdi. Sedangkan Fraksi Partai Nasdem sebagai pengusung utama, lebih menunjukkan sikap diam terkait kebijakan yang dilaksanakan Bupati Faida-Muqiet Arief. (Fathul)

