Rapat Paripurna Diwarnai Interupsi Sejumlah Anggota Dewan

Jember Hari Ini – Rapat paripurna jawaban bupati atas pandangan umum fraksi, Jumat sore, diwarnai interupsi. Pasalnya, menurut sejumlah anggota DPRD Jember, jawaban Bupati Jember Faida membuat anggota DPRD berbenturan dengan masyarakat, diantaranya usulan hibah bansos dari kelompok masyarakat yang dinyatakan tidak lengkap secara administrasi, ternyata hingga saat ini proposalnya tidak ditemukan.

Ketua Komisi C DPRD Jember, Siswono, mengaku kecewa sebab usulan dana hibah bantuan sosial yang disampaikan kelompok masyarakat sudah sesuai ketentuan. Menurut Siswono, apa yang dikatakan bupati merupakan kebohongan publik. Siswono mengaku khawatir pembuat naskah pidato jawaban bupati tidak menulis informasi secara obyektif.

Hal senada disampaikan sekretaris Komisi D DPRD Jember, Nur Hasan. Nur Hasan menegaskan interupsi kepada Bupati Faida sudah seharusnya dilakukan. Sebab, selama ini pembahasan apapun antara DPRD dengan Pemkab Jember tidak pernah disampaikan secara detail kepada bupati sehingga bupati menganggap saran tersebut tidak layak dijalankan. (Fian)

Comments are closed.