Jember Hari Ini – Hingga hari kedua aksi mogok kerja yang dilakukan oleh Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan Dinas Pendidikan, Pemkab Jember tak kunjung memberikan kepastian terhadap nasib GTT dan PTT.
Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Jember, Supriyono, mengaku hingga Selasa sore dirinya hanya mendapatkan kabar ada sejumlah kecamatan yang didatangi oleh Dinas Pendidikan. Namun pihak Dinas Pendidikan hanya memberikan pernyataan lisan sehingga kata Supriyono, apapun yang dikatakan Dinas Pendidikan jika tidak ada bukti yang menjamin terbitnya Surat Keputusan penugasan dari bupati, tidak bisa dijadikan landasan hukum.
Supriyono menjelaskan, aksi mogok kerja akan diakhiri hari Selasa ini. Selanjutnya PGRI bersama perwakilan GTT dan PTT akan datang ke DPRD Jember, Rabu (25/10/2017) besok, serta meminta DPRD Jember menjadi mediator penyampaian aspirasi mereka kepada Bupati Jember, Faida. (Fian)

