Jember Hari Ini – Pimpinan DPRD Jember meminta Bupati Jember, Faida, membuka ruang komunikasi yang baik dengan mengundang seluruh Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) terkait persoalan nasib mereka.
Wakil Ketua DPRD Jember, Ayub Junaidi, menyebutkan polemik tidak keluarnya Surat Keputusan penugasan bagi GTT dan PTT hingga mengakibatkan mogok kerja belakangan ini karena ruang komunikasi dengan bupati tidak pernah ada. Ayub yakin jika ruang komunikasi itu tersedia dan aspirasi PGRI diperhatikan, persoalan kebutuhan adanya SK penugasan tidak tertunda lama sampai sekarang. Oleh sebab itu, DPRD Jember mendesak Bupati Faida menyempatkan waktunya untuk bertemu GTT-PTT.
Sementara itu Asisten 3 Pemkab Jember, Joko Santoso, mengaku sepakat dengan desakan DPRD Jember. Joko berjanji segera meneruskan kepada Bupati Faida untuk mengundang seluruh GTT-PTT se-Jember sekaligus melakukan verifikasi sebagai dasar dikeluarkannya SK penugasan bagi mereka. Meski demikian tambahnya, jadwal Bupati Faida akhir-akhir ini sangat padat sehingga perlu mengatur waktu yang tepat untuk mengundang para GTT-PTT tersebut. (Fathul)

