Jember Hari Ini – BPBD, Kodim 0824 dan Polres Jember meminta masyarakat lebih waspada karena curah hujan dalam beberapa minggu terakhir relatif tinggi. Jajaran TNI, polri dan BPBD Jember terus memantau kondisi untuk mengurangi resiko bencana.
Menurut Komandan Kodim 0824 Jember, Letkol Infanteri Rudianto, hujan terus-menerus dengan instensitas tinggi berpotensi memicu banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. Kerawanan ini sudah terpantau karena beberapa hari sebelumnya beberapa rumah dan toko ambruk tertimpa pohon dan diterjang banjir, serta kasus tanah longsor yang menelan 3 korban jiwa di Sumberbaru. Komandan Kodim 0824 Jember ini meminta anggota TNI di daerah meningkatkan pengawasan di wilayah masing-masing sehingga mereka bisa melakukan tanggap darurat, jika kejadian bencana dan mampu meminimalisir korban jiwa. Hal senada dituturkan kapolsek tempurejo, akp Suhartanto. Hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari terakhir harus menjadi perhatian serius masyarakat Jember, terutama warga yang tinggal di daerah rawan bencana.
Kapolsek meminta bhabinkamtibmas selalu mensosialisasikan kepada masyarakat untuk waspada bahaya banjir dan tanah longsor. Masyarakat juga diminta ikut menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembalakan liar, terutama di kawasan hutan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB). Sebab, jika daerah tersebut gundul, sejumlah desa di wilayah Tempurejo rawan diterjang banjir dan tanah longsor. (Hafit)
