Jember Hari Ini – Ombudsman RI, Kamis siang, mendatangi Pengadilan Negeri Jember, menyusul laporan kasus dugaan mala administrasi terkait putusan banding kasus lelang tanah di Pengadilan Negeri Jember. Lembaga negara yang menjalankan fungsi sebagai pengawas pelayanan publik ini menindaklanjuti laporan Badrus Solah, warga Bondowoso.
Menurut kuasa hukum tergugat, Fredy Andreas, kasus lelang tanah tersebut bermula saat kliennya yang membeli tanah hasil lelang di sebuah bank swasta di Jember tahun 2013 lalu. Setelah tanah lelang tersebut dibayar lunas ternyata ada orang yang menggugat tanah tersebut ke Pengadilan Negeri Jember. Kasus tersebut akhirnya disidangkan di pengadilan tahun 2016 lalu, dan kliennya kalah dalam persidangan. Kliennya yang menolak putusan Pengadilan Negeri Jember, akhirnya mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Jawa Timur. Majelis hakim tinggi Jawa Timur memutuskan kliennya menang, dalam perkara tersebut. Namun penggugat yang menjadi lawan kliennya juga menolak putusan banding dan mengajukan kasasi. Namun hingga 1 tahun proses kasasi, kasus tersebut terkatung-katung tidak ada kejelasan sehingga kliennya akhir berkoordinasi dengan mahkamah agung, dan ternyata kasus tersebut tidak ada nomor register kasasi. Sebab, ternyata Pengadilan Negeri Jember belum mendaftarkan kasasi tersebut. Akibatnya, berkas kelengkapan kasus tersebut diduga hilang.
Ketua Tim Ombudsmen, Ratna Sari, menjelaskan, setelah berkoordinasi dengan Pengadilan Negeri Jember ternyata berkas bandel A yang sempat dinyatakan hilang berhasil ditemukan di bank arsip pengadilan. Dengan temuan kelalaian tersebut, Ratna menduga ada sindikat mal administrasi di Pengadilan Negeri Jember. Sebagai lembaga peradilan kelas 2A seharusnya Pengadilan Negeri Jember lebih cermat dan teliti dalam menyikapi setiap berkas yang masuk.
Kepala Bagian Humas Pengadilan Negeri Jember, Andre Natanael, membenarkan adanya kunjungan tim ombudsman Pengadilan Negeri Jember. Menurut Andre, hilangnya berkas bandel A milik tergugat bukan karena unsur kesengajaan. (Hafit)
