Jember Hari Ini – Anggaran bantuan Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang bersumber dari APBN sebesar Rp 12 miliar untuk rehab dua pasar tradisional di Jember dipastikan tidak terealisasi. Anggaran itu sedianya untuk merehabilitasi Pasar Bangsalsari Kecamatan Bangsalsari dan Pasar Kreongan Kecamatan Patrang.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jember, Anas Makruf, menjelaskan, awalnya anggaran dari Kemendag digunakan untuk merehab Pasar Tanjung. Namun, karena nominalnya yang terlalu kecil, maka dialihkan ke dua pasar tradisional yang memang biaya rehabnya tidak terlalu besar. Sayangnya, meski sudah dialihkan ke dua pasar tradisional yang lebih kecil, anggaran tersebut tidak bisa direalisasikan karena waktunya sangat mepet dengan akhir tahun anggaran.
Anas mengaku sebenarnya proses lelang sudah dilakukan, tetapi karena ada sanggahan dalam proses lelang akhirnya waktu yang tersisa untuk merealisasikan program tersebut semakin mepet dan tidak memungkinkan untuk dilanjutkan. Pihaknya akan mencoba mengusulkan kembali kepada Kemendag agar bisa dianggarkan kembali dalam APBN 2018 mendatang. (Fian)
