Guru Olahraga MI Muhammadiyah yang Hilang Terseret Arus Sungai Ditemukan di Banyuwangi

Jember Hari Ini – Upaya pencarian guru olahraga MI Muhammadiyah warga Desa Andongsari-Ambulu, Indra Juniawan, yang terseret arus Sungai Mayang akhirnya membuahkan hasil. Setelah 5 hari dilakukan pencarian, korban yang terseret arus sungai setelah mencari rumput untuk pakan ternak miliknya akhirnya ditemukan tewas terdampar di Pantai Pancur Taman Nasional Alas Purwo Tegal Delimo Banyuwangi.

Menurut Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Widi Prasetyo, korban baru tiba di rumah duka sekitar jam 10 malam. Peristiwa nahas yang menimpa korban terjadi saat korban menyeberangi sungai pulang dari mencari rumput di hutan Gunung Sabrang. Dikarenakan arus kuat dan debit air yang tinggi korban terseret arus sungai kemudian tenggelam. Sejak dinyatakan hilang, tim reaksi cepat penanggulangan bencana bersama para relawan dan keluarga korban terus melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai hingga Pantai Selatan Jember. Namun upaya tersebut tidak kunjung membuahkan hasil. Kemudian Pusdalops BPBD Jember menerima informasi dari relawan BPBD Banyuwangi tentang penemuan jenazah yang  diduga adalah korban indra juniawan. Tim BPBD Jember bersama keluarga korban akhirnya berangkat menuju Pantai Pancur-Banyuwangi.

Berdasarkan identifikasi Polres Banyuwangi bersama pihak keluarga korban dipastikan jenazah tersebut adalah Indra Juniawan. Meski  korban sudah teridentifikasi, namun jenazah tidak bisa langsung dibawa pulang ke rumah duka. Sebab, Polres Banyuwangi menghendaki proses otopsi. (Hafit)

Comments are closed.