Ketua IAA Eks Karesidenan Besuki Menilai Wajar Jika Ponpes di Jember Motori Aksi 212

Mohammad Muslim

Jember Hari Ini – Ketua Ikatan Alumni Annuqoyah (IAA) wilayah eks Karesidenan Besuki, Mohammad Muslim, menilai wajar jika kalangan pondok pesantren memotori aksi 212.

Menurut Muslim, dalam setiap konstalasi politik, pondok pensantren menjadi salah satu obyek kampanye untuk mendulang suara. Jumlah pondok pesantren di Jember cukup banyak sehingga memiliki potensi sangat besar untuk mendulang suara dalam setiap pesta demokrasi. Namun ketika ternyata pemimpin yang mereka dukung melenceng jauh dari yang mereka harapkan, sangat wajar jika kalangan pondok pesantren melakukan aksi. Kalangan pondok pesantren juga memiliki beban moral saat pemimpin yang mereka usung ternyata tidak mampu men-sejahterakan rakyat.

Terkait bantuan untuk pengembangan pondok pesantren yang selama dua tahun terakhir dihapus oleh bupati, kata Muslim, tidak masalah selama ada alasan yang jelas dan transparan. Hanya saja aneh, saat pemerintahan Bupati Samsul Hadi Siswoyo dan MZA Djalal pemberian bantuan terkait pengembangan pesantren bisa dilakukan. Namun saat pemerintahan Bupati Faida justru tidak membantu pondok pesantren. (Fathul)

Comments are closed.