Jember Hari Ini – Wakil Gubernur Jawa Timur, Syafullah Yusuf, alias Gus Ipul kembali menegaskan bahwa bupati merupakan pemimpin daerah yang seharusnya bisa mengambil langkah untuk mengakomodasi maupun menolak usulan DPRD. Gus Ipul juga mengingatkan, DPRD Jember adalah bagian dari pemerintahan daerah, yang harus didengar dan diperhatikan oleh bupati. Menurutnya, karena anggota dprd juga mewakili pemilih dan masyarakat, maka tidak semua usulannya bisa ditolak begitu saja. DPRD dan bupati adalah bagian pemerintahan daerah yang tidak terpisahkan.
Diberitakan sebelumnya, Syaifullah Yusuf, menyebut hanya Kabupaten Jember satu-satunya daerah yang belum menyelesaikan penetapan bersama apbd 2018. Tersendatnya proses APBD itu karena belum adanya penandatanganan bersama kebijakan umum anggaran dan plafon prioritas anggaran sementara atau kua-ppas, yang menjadi dasar pembahasan APBD 2018. Ketidaksepakatan KUA-PPAS antara Bupati Faida dan DPRD Jember terkait realokasi anggaran sebesar Rp 125 miliar yang salah satunya untuk kesejahteraan guru dan pegawai honorer di bidang pendidikan. (Fathul)

