BPBD Jember Gagas Wacana Memasukkan Materi Kebencanaan dalam Kurikulum Pendidikan

Widi Prasetyo

Jember Hari Ini – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember menggulirkan wacana memasukkan materi kebencanaan dalam kurikulum pendidikan. Hal tersebut mendesak dilakukan, mengingat Kabupaten Jember masuk zona merah bencana alam.

Menurut Pelaksana Tugas Kepala BPBD Jember, Widi Prasetyo, hampir semua bencana alam berpotensi terjadi di Kabupaten Jember, diantaranya bencana banjir, tsunami, tanah longsor, angin puting beliung, letusan gunung berapi, dan bencana lainnya. Karena itu, lanjut Widi, sangat penting memberikan wawasan terkait waspada bencana kepada masyarakat sejak dini. Salah satu caranya dengan memasukkan materi kebencanaan dalam kurikulum pendidikan. Dengan langkah tersebut, maka siswa memiliki kemampuan dan wawasan penanggulangan bencana sehingga mereka bisa menjadi kader kebencanaan dan berpartisipasi melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Jika sewaktu-waktu terjadi bencana, masyarakat sudah mengetahui apa yang harus dilakukan.

Widi menambahkan, wacana ini masih harus didiskusikan dengan instansi terkait. Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Jember sehingga materi kebencanaan ini bisa segera dimasukkan dalam kurikulum pendidikan. (Fian)

Comments are closed.