Jember Hari Ini – Aksi 212 sempat diwarnai insiden di Jalan Sultan Agung, depan Masjid Jamik Al Baitul Amien. Karena gerak-geriknya dinilai mencurigakan, pemuda warga Bangsalsari berinisial AQ dibawa satreskrim dan satintel Polres Jember yang mengamankan aksi 212.
Menurut Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo, insiden tersebut terjadi setelah istighosah yang dilanjutkan dengan sholat duhur berjamaah. Saat sejumlah wartawan mewawancarai korlap aksi, Kustiono Musri, pemuda yang terlambat datang tersebut juga bertanya. Karena pertanyaan yang disampaikan AQ dinilai mencurigakan, akhirnya semua mempertanyakan media tempat AQ bekerja. Karena tidak bisa menyebutkan mewakili media apa, akhirnya terjadi keributan. Namun menurut Kusworo, polisi langsung mengamankan AQ untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Saat diperiksa polisi, pemuda tersebut tidak membawa identitas diri. Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki motif kehadiran pemuda tersebut saat aksi 212.
Kusworo menambahkan, pengamanan aksi 212 berjalan lancar, aman dan kondusif hingga acara usai. Peserta aksi 212 diperkirakan berjumlah 500 orang dengan pengamanan penuh dari Polres Jember dan polres di wilayah eks-Karesidenan Besuki, serta brimob Polda Jatim. (Hafit)

