Jember Hari Ini – Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, Senin siang, mengundang seluruh ulama, takmir masjid, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa dan wartawan dalam Seminar Melawan Hoax, Intoleransi dan Politisasi Agama.
Pantauan Prosalina FM, sebelum seminar berlangsung, juga ada pemberian ceramah agama oleh Ustadz Arifin Ilham dan deklarasi bersama melawan hoax yang dihadiri seluruh ulama dan umaro,,
Kusworo berharap melalui ceramah dan seminar serta deklarasi damai, tidak ada lagi berita bohong atau hoax, intoleransi maupun politisasi agama pada pemilihan gubernur mendatang sehingga meresahkan masyarakat Jember. Pada momentum ramadhan dan idul fitri mendatang, Kusworo juga meminta tidak menjadikan khutbah Jumat atau ramadhan dan idul fitri untuk kepentingan politik tertentu.
Di hadapan seribuan undangan yang hadir, Kusworo, menyebutkan ada 46 berita soal penyerangan terhadap ulama, hanya 4 berita yang benar-benar terjadi, 42 sisanya merupakan berita bohong atau hoax. Empat kejadian itupun menurutnya tidak terorganisasi seperti yang berkembang dalam pemberitaan. Melainkan berupa insiden dengan orang gila yang kemudian membangkitkan emosi orang sekitarnya dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. (Fathul)

