Jember Hari Ini – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jember segera melayangkan surat kepada Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudi Latif, terkait buku 57 khotbah Jumat yang ditulis Ali Assegaf. Surat juga akan dilayangkan kepada Pemkab Jember, Polres jember dan Kodim 0824.
Menurut Ketua MUI Jember, Abdul Halim Subahar, Yudi Latif adalah pembina ideologi pancasila yang memberikan kata pengantar dalam buku yang diterbitkan lembaga islam integral tersebut. Menurut Halim, buku itu memicu keresahan karena hanya satu paham yang dikembangkan yakni paham syiah. Halim menegaskan perlu menyurati yudi, karena kata pengantar dari cendekiawan spesialis kajian pancasila tersebut.
Kepada wartawan, Halim mengaku awalnya tertarik dengan sampul buku itu saat diluncurkan dalam acara sarasehan merekatkan bangsa memperkokoh NKRI di aula Kodim 0824 Jember pekan lalu. Cover buku itu tambahnya, seolah-olah paham kebangsaan dan keindonesiaannya tergambar bagus. Kata pengantar bukunya juga dari Yudi Latif yang integritasnya sudah diakui. Namun ternyata buku itu tidak ada identitas penulisnya, hanya ada nama penyunting tanpa ada lembaga penerbit yang lengkap dengan alamatnya, serta tidak ada International Serial Book Number (ISBN). (Fathul)
