Yayasan Pendidikan Imam Syafi’i Klarifikasi Isu Radikalisme yang Dituduhkan Masyarakat

Jember Hari Ini – Perwakilan pengurus Yayayan Pendidikan Islam Imam Syafi’i Sumbersari, Arifin, membantah berdirinya lembaga pendidikan miliknya untuk menyebarkan paham radikal dan terorisme yang bertentangan dengan pancasila dan NKRI. Arifin menyampaikan klarifikasi dan kronologis berdirinya Yayasan Pendidikan Imam Syafi’i dalam rapat dengar pendapat pimpinan DPRD Jember bersama MUI, ormas NU dan Muhammadiyah, Kapolres Jember serta instansi terkait, Selasa siang.

Menurut Arifin, kehadiran lembaga pendidikan Imam Syafi’i semata menjadi bagian dari upaya rahmatal lil ‘alamin membaur dengan masyarakat. Jika kemudian muncul kritikan dan resistensi dengan warga, juga sudah diakukan mediasi yang hasilnya tidak ada masalah. Tuduhan yang diarahkan kepada yayasan dan lembaga pendidikan Imam Syafi’i terkait penyebaran ajaran wahabi, intoleran, radikalisme, terorisme yang meresahkan masyarakat tidak bisa dibuktikan.

Laporan yang disampaikan hingga ke presiden dan mabes polri terkait keberadaan Yayasan Pendidikan Imam Syafi’i, tambah Arifin, berbeda dengan yang terungkap di lapangan. Yang disampaikan saat ini justru masalah tandatangan persetujuan warga yang diduga palsu dan sudah ditangani oleh aparat kepolisian. (Fathul)

Comments are closed.