Jember Hari Ini – Sejumlah pegawai bank di Jalan Ahmad Yani terluka danĀ terperangkap di gedung berlantai delapan akibat gempa bumi berkekuatan 7,6 skala richter, Kamis pagi. Relawan yang terdiri TNI, polri dan masyarakat harus mengevakuasi korban dari lantai delapan dengan menggunakan alat pengaman sehingga semua karyawan berhasil diselamatkan.
Demikian rangkaian simulasi penanganan bencana alam gempa bumi yang digelar usai apel hari kesiapsiagaan bencana nasional di Alun-Alun Jember, Kamis pagi. Pantauan Prosalina FM dilapangkan, simulasi penanggulangan bencana alam ini melibatkan puluhan pelajar, karyawan Indomaret, karyawan Bank Jatim, dan sejumlah pegawai Pemkab Jember. Simulasi juga melibatkan ratusan personil relawan gabungan untuk membantu proses evakuasi korban.
Menurut Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, Widi Prasetyo, Kabupaten Jember masuk dalam wilayah rawan bencana alam, baik ituĀ bencana gempa bumi, banjir, tanah longsor, maupun bencana angin puting beliung. Menurut Widi, data yang dihimpun BPBD Jember selama tahun 2017 tercatat ada 131 bencana alam dengan jumlah korban yang cukup banyak. Karena itu, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan, seperti melakukan pembinaan penanganan bencana berbasis komunitas dan individu. BPBD bersama Polres Jember, TNI, dan instansi terkait menggelar simulasi penanganan bencana gempa bumi. BPBD Jember melakukan simulasi penanganan bencana gempa bumi, terkait proses penanganan dan evakuasi korban yang terjebak di dalam gedung. Bahkan dalam simulasi juga diperagakan proses evakuasi korban yang terjebak di gedung bertingkat.
Widi menambahkan, Kabupaten Jember juga berpotensi terjadi bencana tsunami karena wilayah Jember Selatan berbatasan langsung dengan laut Selatan. Namun ia tidak berharap terjadi bencana itu. Dengan adanya simulasi penangan bencana ini diharapkan masyarakat bisa mengenal tanda dan rambu peringatan dan tahu apa yang harus dilakukan jika terjadi bencana alam. Dengan demikian, bisa mengurangi terjadinya korban atau semuanya selamat dari bencana. (Hafit)

