Jember Hari Ini – Hari Buruh Internasional yang dikenal May Day di Kabupaten Jember diperkirakan sepi karena tidak ada rencana aksi turun ke jalan. Namun Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Jember akan menggelar istighosah, serta mengeluarkan pernyataan sikap terhadap kebijakan pemerintah tentang Tenaga Kerja Asing.
Menurut Ketua DPC Sarbumusi Jember, Umar Faruq, Sarbumusi tidak akan turun ke jalan memperingati Hari Buruh Internasional, 1 Mei besok. Sarbumusi menggelar tasyakuran dan doa bersama, serta menyampaikan pernyataan sikap tentang Tenaga Kerja Asing yang berdatangan ke Indonesia karena Tenaga Kerja Asing yang didizinkan masuk ke Indonesia adalah buruh kasar. Padahal tenaga kerja kasar di Indonesia menumpuk. Kebijakan pemerintah tenaga kerja asing sangat mencederai buruh Indonesia. Sebab, setiap tahun ribuan buruh di-PHK, sementara pemerintah justru membuka akses tenaga kasar dari luar negeri. Umar Faruq juga menyesalkan sikap pemerintah yang membolehkan Tenaga Kerja Asing menempati posisi pucuk pimpinan. Dia menjelaskan tidak usah mencontohkan di Jakarta, di Jember ada Tenaga Kerja Asing yang sudah menempati posisi tertinggi. Ia berharap bisa menyuarakan sikap buruh terkait May Day di Prosalina FM Jember.
Kasat Intelkam Polres Jember, AKP Edy Sudarto, menjelaskan, hingga Sabtu siang belum menerima informasi organisasi buruh yang menggelar aksi saat May Day. Mereka rencananya hanya menggelar doa bersama. (Hafit)

