Jember Hari Ini – Hingga seminggu, sejumlah saksi kasus dugaan pembunuhan dengan korban Ismail (65) warga Dusun Plalangan Desa Karang Kedawung Kecamatan Mumbulsari, enggan memberikan informasi apapun.
Menurut Kapolsek Mumbulsari, AKP Heri Supadmo, hingga 7 hari setelah korban ditemukan tewas, sejumlah saksi masih bungkam. Bahkan, keluarga korban juga enggan menceritakan penyebab meninggalnya korban. Mereka selalu menyatakan tidak tahu apa yang menimpa korban. Polisi akan terus bekerja keras untuk mengungkap penyebab kematian korban Ismail. Polisi akan terus mengumpulkan alat bukti yang mengarah kepada pelaku pembunuhan.
Hal senada ditegaskan kepada Desa Karang Kedawung Kecamatan Mumbulsari, Ami Puji Trisnawati. Ami Puji Trisnawati mengaku heran, keluarga korban dan tetangga dekat, memilih diam. Pemerintah desa hingga saat ini masih menunggu hasil penyelidikan Polsek Mumbulsari.
Diberitakan Prosalina FM sebelumnya, warga Desa Karang Kedawung Kecamatan Mumbulsari digemparkan dengan kasus pembunuhan Ismail. Korban yang tewas akibat luka parah di sekujur tubuhnya tersebut ditemukan di jurang di belakang rumahnya. Polisi menduga kasus pembunuhan tersebut dipicu oleh persoalan asmara. Korban pertama kali diketemukan oleh putri kandungnya dalam kondisi luka parah. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit daerah Kalisat. Namun RSD Kalisat menyatakan tidak mampu menangani pasien tersebut sehingga dirujuk ke RSD dr. Soebandi Jember. Namun saat tiba di RSD dr. Soebandi Jember korban sudah meninggal dunia. (Hafit)
