Jember Hari Ini – Puluhan warga Rembangan Hill Residence di Kelurahan Baratan Kecamatan Patrang terpaksa menggunakan jalan utama perumahan untuk menjalankan ibadah shalat tarawih. Inisiatif warga tersebut dilakukan sebab tempat ibadah di perumahan tersebut hingga saat ini masih dalam tahap pengerjaan.
Humas Rukun Tetangga Perumahan Rembangan Mill, Makmun Jaya, menceritakan, awalnya ada sejumlah warga yang mengusulkan membuat tempat ibadah sendiri. Sebab jika warga harus sholat di masjid terdekat, jaraknya sangat jauh dari perumahan. Makmun kemudian mencoba menggulirkan usulan pembangunan masjid tersebut yang akhirnya disetujui oleh warga. Untuk sementara warga harus menyiapkan tempat ibadah, kemudian membersihkan jalan agar tidak mengganggu pengguna jalan.
Meski dalam keterbatasan, imam shalat tarawih, Dwi Herwanto, mengaku senang dengan antusiasme warga menjalankan ibadah meski masjid perumahan hingga saat ini masih belum selesai dibangun. Warga sempat tidak bisa menjalankann ibadah shalat tarawih selama 2 hari karena hujan.
Direktur PT Sembilan Bintang Lestari perusahaan pelaksana proyek Rembangan Hill Residence, Haris, menjelaskan, hingga saat ini pelaksana proyek masih menyelesaikan penggarapan masjid. Haris mengaku pengerjaan masjid sempat terhambat karena ada kendala teknis. Namun pihaknya menargetkan pembangunan masjid perumahan selesai sebelum hari raya idul fitri. (Fian)
